Belajar dari Fakta
Sepasang Sandal Jepit yang Kusam ( Sharing )
By
Parnosaja
Suatu hari saya jalan – jalan pagi, tanpa sengaja melihat sandal jepit yang sudah kusam, sangat tidak menarik untuk dipandang, apalagi untuk di pakai, mungkin yang punya sudah tidak mau memakanya karena memang sudah jelek. Hati kecilkubertanya-tanya “ why “ orang menganggab sesuatu yang sudah usang cenderung dibuang ?
Sandal jepit adalah jenis alas kaki
yang nyaman dan praktis yang berasal dari Jepang pada abad ke-20, di mana
mereka menjadi populer sebagai alas kaki yang nyaman. Sebagian besar sandal
jepit terbuat dari karet atau plastik, yang membuatnya ringan dan mudah
dibersihkan.
Sandal jepit sering digunakan di tempat santai seperti di pantai, kolam renang, atau di rumah karena desain sederhananya. mereka memberikan kenyamanan dan cengkeraman yang cukup di rumput atau pasir, sandal jepit juga sering digunakan dalam kegiatan olahraga seperti bermain voli pantai. Karena desain yang terbuka, mereka menghilangkan keringat dan bau tak sedap. Mereka juga
memperkaya dan
memperdalam wawasan spiritual kita sebagai manusia agar semakin paripurna. Adapun velue dimaksud antara lain sebagai
berikut :
a. Kesederhanaan:
Sandal jepit mengajarkan agar kita menghargai keindahan, dalam hal-hal yang
sederhana dan tidak rumit.
b.
Fleksibilitas:
Seperti bahan pembuatannya yang fleksibel,
sandal jepit mengingatkan kita untuk bersikap fleksibel atau adaptif dalam menghadapi
perubahan dan tantangan dalam hidup.
c.
Kenyamanan:
Sandal jepit mengingatkan kita untuk mencari kenyamanan dan kesenangan
dalam aktivitas sehari-hari.
d.
Santai:
Sandal jepit mengajarkan kita untuk tidak
terlalu tegang dan belajar menikmati momen santai dalam hidup.
e.
Rendah hati
Sandal jepit mengingatkan kita untuk
bersikap rendah hati. Meskipun sederhana, mereka bisa menjadi alas kaki yang nyaman
dan praktis.
Jadi dengan bertemu dengan sandal jepit, saya dapat
memperoleh pembelajaran tentang bagaimana harus menghargai hal-hal sederhana dalam hidup,
tetap fleksibel dalam menghadapi perubahan, mencari kenyamanan, dan kebebasan,
serta menjalani kehidupan dengan sikap yang rendah hati.
Malang,
Minggu, 25 Juni 2023

Komentar
Posting Komentar